Selasa, 08 Agustus 2017

Kerja Bakti, Wujud Kehidupan Bertetangga yang Perlu Diberdayakan



Setiap hari jumat masyarakat Nyabakan Barat melaksanakan kerja bakti. Acara kerja bakti ini berlokasi di Balai Desa Nyabakan Barat. Kerja bakti dapat berupa membersihkan lingkungan, melancarkan aliran selokan dan merapikan tanaman. Hal ini sangat positif, lingkungan menjadi bersih, sehat dan terang. Masyarakat Nyabakan Barat sangat antusias dengan dilaksanakannya kerja bakti. Acara ini dilakukan oleh lingkungan tetangga tertentu, misalnya oleh aparatur desa, ketua Karang Taruna, ibu-ibu PKK dan beberapa warga desa Nyabakan Barat. Banyak kemuliaan yang diperoleh dari kehidupan bertetangga, termasuk melalui kerja bakti ini.
Di lingkungan perkotaan atau perumahan, kerja bakti bagi sebagian orang mungkin hal biasa. Ini yang membuat mereka tidak tertarik datang, atau berfikir kurang memberi manfaat. Itu sebabnya mereka itu berpikir mungkin ada hal lain yang lebih bermanfaat, misalnya mengisi waktu dengan membaca, olahraga, nonton TV, berlibur atau acara keluarga.
Berbeda dengan kerja bakti di lingkungan kampung atau desa. Ada motivasi lain untuk mengikuti kerja bakti. Motivasi itu karena murni ingin membantu lingkungan, atau untuk gotongroyong dan manfaat sosial. Sisi positif kerja bakti adalah sebagai berikut :
a.       Sillaturrahmi

Mungkin saja antar tetangga tidak tersedia waktu cukup untuk bertemu. Kesibukan kerja membuat silaturahmi tidak berjalan. Dengan kerja bakti, mereka jadi saling bertemu dan mengetahui kabar masing-masing. Mengobrol tentang sekolah anak, pekerjaan atau tentang rencana atau ide ke depan terkait lingkungan.

Justru mengobrol dan silaturahmi ini sering lebih ramai dan menghibur, sambil memberi semangat untuk bekerja bakti. Sering ada saja yang melontarkan candaan untuk membuat suasana segar. Hal ini menciptakan rasa saling mengenal, kebersamaan dan kegotongroyongan.
a.       Refreshing
Kesibukan kerja membuat kehidupan seseorang monoton mengurus kantor atau lingkungan kerja. Kerja bakti adalah suasana santai, tanpa target, tanpa tuntutan tertentu. Ini adalah kehidupan sosial yang lain, benar-benar untuk mewujudkan kehidupan bertetangga. Kerja bakti perlu diberikan prioritas, agar orang memiliki variasi lingkungan.

  
b.       Olahraga
Kerja bakti juga membuat badan berkeringat. Ada kombinasi gerakan fisik, berjalan, mengangkat, mengayun, naik, turun, atau menahan. Memang melelahkan, tetapi bagi saya ini sangat memuaskan untuk membakar kalori seperti olahraga. Pekerjaan ini selama dua hingga tiga jam bisa membakar kalori hingga 500 kalori. Setiap orang 


a.       Pemberdayaan Kerja Bakti
Kerja bakti adalah salah satu bentuk dari kehidupan bertentangga. Kepedulian seseorang dalam kerja bakti demikian terlihat jelas dalam uraian di atas. Ada kebersamaan, sillaturrahmi, berbagi, berkontribusi yang berorientasi sosial. Juga yang pasti adalah manfaat kebersihan lingkungan, selain manfaat yang diperoleh secara individual. Manfaat sosial lainnya adalah untuk meningkatkan kewaspadaan sosial bertetangga. Sillaturrahmi dalam kerja bakti dapat memonitor seseorang, misalnya sedang keluar kota, berhalangan, sakit. Dengan demikian warga dapat mengkondisikan, memberi bantuan atau pertolongan. Khususnya di lingkungan kota, dengan kehidupan modern yang makin individual, tidak jarang ada saja rumah tangga yang tidak mau berinteraksi. Dalam banyak hal tetangga yang tertutup ini memiliki masalah. Melalui sillaturrahim hasil kerja bakti, dapat mendeteksi hal-hal yang mencurigakan, kemiskinan, tindakan kriminal, atau gangguan sosial lainnya. Manfaat positif kerja bakti perlu diberdayakan. Kiranya hal ini dapat diagendakan secara terstruktur oleh aparatur desa. Yang lebih penting adalah inisiatif warga, karena mereka paling mengenal kondisi lingkungan dan antisipasi permasalahannya. Agenda dapat disesuaikan dengan budaya dan kehidupan setempat.


0 komentar: