Selasa, 01 Agustus 2017

Teknologi



Semua orang pastinya sudah mengerti apa yang dimaksud teknologi, karena teknologi itu sendiri hampir tidak pernah lepas dari aktivitas sehari-hari. Teknologi adalah sebuah produk yang dihasilkan oleh manusia dengan manfaat dan kegunaan untuk menjadikan kehidupan manusia lebih mudah, lebih maju, dan modern. Dengan adanya pembaharuan dari waktu ke waktu teknologi terus memperlihatkan kecanggihan dan kehebatannya yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk mendukung aktivitas sehari-hari mereka, serta membantu manusia untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Dengan adanya teknologi yang mutakhir manusia dapat memanfaatkan teknologi untuk berbagai macam hal yang sifatnya positif. Seperti halnya teknologi web, kecanggihan teknologi web dapat dimanfaatkan untuk mencari sumber informasi secara online hanya dalam hitungan detik. Kahadiran teknologi web tentunya dapat memberikan sekian banyak kemudahan bagi manusia dalam melakukan berbagai macam aktivitas.

Setiap individu sebenarnya dituntut untuk bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk hal-hal yang sifatnya membangun. Menjadi sebuah kesalahan dan kondisi yang sangat disayangkan ketika kecanggihan teknologi yang sudah luar biasa seperti sekarang ini tidak dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk mendukung aktivitas-aktivitas yang berguna dan memberikan manfaat tersendiri bagi kehidupan manusia.

Kecanggihan teknologi harus dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin, karena pada dasarnya teknologi itu sendiri diciptakan untuk mempermudah berbagai macam aktivitas atau pekerjaan manusia. Juga dengan hadirnya teknologi, komunikasi manusia menjadi lebih mudah dan efisien dalam hal waktu.

Berdasarkan katalog BPS (Badan Pusat Statistik) tahun 2016 Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, dalam hal ini desa Nyabakan Barat masih dapat disebut sebagai desa dengan ketertinggalan teknologi yang dapat kita sebut perlu pemberdayaan lebih banyak lagi.
Pengetahuan terkait Teknologi umumnya kita dapatkan dari bangku sekolahan, di desa Nyabakan Barat terdapat 1 TK, 2 SD, dan 1 MTs (untuk sekolah SMP dan SMA belum ada).
Dengan jumlah 2427 jiwa penduduk laki-laki, 2521 jiwa penduduk perempuan, masyarakat yang belum/tidak sekolah sejumlah 3955 jiwa, lulusan SD sejumlah 714 jiwa, lulusan SMP sejumlah 183 jiwa, lulusan SMA sejumlah 82 jiwa, lulusan Diploma sebanyak 3 jiwa, lulusan S1 sebanyak 11 jiwa, hal tersebut belum cukup untuk membuat desa ini terbilang Melek Teknologi.

Yang kita perhatikan sejauh ini desa Nyabakan Barat sangat terbatas dalam hal Teknologi dan Komunikasi. Dalam hal Sarana Komunikasi ini terlihat sangat jelas pada katalog BPS (Badan Pusat Statistik) tahun 2016 Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, di desa Nyabakan Barat tidak ada Kantor Telkom, tidak ada Kantor Pos, tidak ada Agen Jasa Pengiriman, tidak ada Warnet, tidak ada Wartel, terdapat 411 unit Televisi, terdapat 122 unit Radio, dan tidak ada Telepon. Perkembangan Ponsel Pintar (Smartphone) di tahun 2017 mulai terlihat, sedikit-banyak ada siswa-siswi SMP-SMA-Alumni yang mulai memiliki Ponsel Pintar ini. Perkembangan Internet di desa Nyabakan Barat mulai memasuki pengenalan E-Mail (Electronic Mail), Facebook, dan juga mulai mengenal Instagram. Dalam hal Literasi-Media, masyarakat di desa Nyabakan Barat masih dalam proses pengenalan dan pengembangan, semakin bertambah tahun semoga desa ini dapat menjadi desa dengan Melek Teknologi dan paham pentingnya Literasi Media.

0 komentar: